Minggu, 11 Agustus 2013

The Chronicles of Audy

Novel ini yang bikin aku berapi-api malam ini. Setelah setengah mati menahan diri buat nggak beli novel He Was Cool book 2, aku malah ketemu buku berseri lagi. Sama seperti kasus He Was Cool, tulisan angka 1 di dalam lingkaran kecil warna kuning itu ada di samping buku, letaknya di bawah pula. Pokoknya aku sama sekali nggak tahu kalau He Was Cool itu berseri. Di buku The Chronicles of Audy : 4R, kasusnya lebih parah. Di covernya ataupun di samping buku nggak ada tulisan apa-apa. Di sinopsisnya juga nggak tercantum apapun. Bahkan sampai aku selesai baca bukunya, aku dengan lugunya masih nggak tahu itu buku berseri. Cuma aku curiga. Sebagai pembaca setia Orizuka, rasanya ada yang janggal. Romantisnya kurang banget! Nggak ada romantis-romantisnya malah. Dan waktu aku buka-buka bukunya di halaman pertama ada tulisan Book 1. Rasanya kayak.... Dibawa ke langit terbang bersama paus-paus dari iklan kopi lalu dibanting ke bawah. Bum! Tanpa babibu, tanpa peringatan apapun. Intinya aku berekspetasi lebih.

Oh ya, jadi The Chronicles of Audy : 4R adalah novel tentang kesialan gadis 22 tahun bernama Audy. Audy jatuh miskin dan butuh uang untuk membayar kuliah dan tunggakan kosnya. Ia tergiur dengan tawaran kerja menjadi babysitter. Gaji 900 ribu di muka! Walaupun rumahnya menjijikan dan kepribadian penghuninya tidak terlalu menyenangkan, Audy yang benar-benar butuh uang langsung menandatangani kontrak dari Regan, anak sulung yang berprofesi sebagai pengacara. Ternyata Audy bukan hanya mengurus "bayi" berusia 4,5 tahun. Ia juga harus membersihkan rumah, mencuci, dan memasak. Singkatnya ia dijadikan pembantu.
Anak pertama Regan, adalah cowok tertampan yang pernah dilihat Audy. Regan juga mirip Keanu Reeves. Baik hati dan perhatian pula. Pokoknya sempurna. Kecharmingannya inilah yang membuat Audy langsung menandatangani kontrak tanpa membacanya lebih dulu.
Anak kedua, Romeo. Mirip Regan namun berantakan, gondrong, dan jarang mandi. Kerjaannya hanya bermain game dan berkutat dengan komputer seharian. Namun ia jago IT. Pekerjaannya juga tidak jauh-jauh dari komputer sehingga dia bisa bebas berada di rumah seharian.
Rex, anak ketiga. Paling pendiam. Setiap kata-katanya ketus dan singkat. Dia masih duduk di bangku SMA namun bisa membuat Audy terkadang gugup. Dia sangat genius dan satu-satunya yang menghargai kebersihan di rumah yang sangat mirip TPA itu. Rex juga jago masak. Yang minus darinya hanya sikapnya yang dingin.
Yang terakhir Rafael, balita yang terlalu cepat dewasa. Sudah lancar membaca walaupun belum duduk di bangku sekolah. Bahkan tau lebih banyak dari Audy. Rafael mewarisi sifat ketiga kakaknya. Namun belum terlihat sih sifat Regan di dalam dirinya.
Akhirnya Audy diterima sebagai bagian dari keluarga 4R. Nggak papa ya spoiler. Lagian ini juga seri. Book 1 ini kurang lebih seperti novel keluarga. Bagaimana mereka mengatasi problem yang ada di dalam keluarga 4R ini.
Mungkin book 2 bakal lebih romantis. Seharusnya sih. Tetapi berarti aku harus MENUNGGU!!!! And I hate waiting. Like freaking hate it. Semoga book 2 nya cepet keluar T_T

Aku juga habis nonton Architecture 101. Yang main Han Ga In sama Uhm Tae Woong. Romantic Comedy pula. Jelas aku berharap banyak. Romantis sih, indeed. tapi endingnya? Bukan sad ending atau happy ending. Aku malah ngira film ini nggak ada endingnya. Kecewa? Jelaslaaaah! Dari kemarin aku dikagolin terus. Aku kasih saran ya, jangan terlalu berekspetasi lebih. ToT
Ceritanya tentang seorang arsitek yang ketemu sama temen kuliahnya dulu. Han Ga In minta dibikinin rumah sama Tae Woong. Dan selama mereka ngelakuin proyek ini, ke flashback pas mereka masih kuliah. Dulu si Tae Woong di friendzone sama Ga In. Namun di akhir-akhir ketauan deh kalo Ga In sebenernya suka sama Tae Woong. Ga In cinta pertamanya Tae Woong dan vice versa.
Jadi kamu yang difriendzone sama dia, jangan putus harapan dulu. Siapa tahu dia juga suka sama kamu, tapi kamunya keburu negative thinking. Sebaiknya diperjelas deh semua-muanya. lupakan istilah things are better left unsaid. Daripada nyesel di akhir kan ^^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar